Langsung ke konten utama

Happy Valentine's Day: Sejarah Hari Valentine

Hai kawan FB...
Hari ini hari spesial bagi para pasangan di seluruh dunia. Ya, hari ini adalah hari Kasih Sayang atau yang biasa disebut Hari Valentine atau Valentine's day.

Tapi, tahukah anda "sejarah" hari valentine? Beberapa sejarah hari valentine ini jauh dari arti valentine sekarang ini. Dimana ada tentang sejarah Lupercalia dan/atau cerita dari Santo Valentinus. Beberapa cerita berikut ini, tidak semanis coklat atau seindah bunga mawar di hari valentine.

Ada banyak veri sejarah atau kisah yang dihubung-hubungkan dengan hari Valentine. Misalnya, seringkali Valentine Day ini dikaitkan dengan Lupercalia, ritual tahunan setiap 15 Februari di zaman Romawi Kuno untuk Lupercus, dewa kesuburan. Dalam praktiknya, para pendeta mempersembahkan korban kambing dan anjing untuk Lupercus.
Para lelaki muda lantas berhamburan di jalanan kota Roma membawa cambuk yang terbuat dari kulit kambing tadi, tanpa busana. Para wanita muda, yang yakin bahwa kulit kambing tersebut mujarab untuk kesuburan, akan maju sukarela untuk menyambut cambukan mereka. Wanita yang hamil berharap bisa melahirkan tanpa sakit, sedangkan yang mandul berharap bisa memiliki keturunan.
Cerita lain tentang Hari valentine, muncul pada abad III di era Kaisar Claudius. Ia memiliki kebijakan bahwa pemuda dilarang menikah. Ide ini muncul karena sang kaisar Romawi tersebut yakin, pria yang menikah tidak akan bisa menjadi prajurit yang baik. Di sinilah muncul pendeta Valentinus yang melanggar peraturan Claudius II, ia menikahkan beberapa pasangan muda. Akibat tindakan ini, Valentinus harus menjalani hukuman penggal yang dilakukan pada 14 Februari.
Ini bukan satu-satunya kisah Santo Valentinus di masa Claudius II. Versi lain menuturkan bahwa sang pendeta diajak berbicara empat mata oleh kaisar Romawi tersebut, yang berniat membawanya murtad dari ajaran Kristiani. Namun, Valentinus menolak. Ia dipenjara dan menanti eksekusi.
Pada masa-masa dipenjara tersebut, Valentinus mampu menyembuhkan mata Julia, putri Asterius, tokoh yang memenjarakannya. Akibat mukjizat ini, Julia dan 40 tahanan mengaku beriman kepada Yesus. Senja sebelum Valentinus dieksekusi, ia memberikan selembar kertas berisi ucapan “Valentine-Mu” kepada Julia.
Kisah lain, menghubungkan perayaan Valentine pada 14 Februari dengan hari ketika burung mencari pasangan untuk kawin. Kepercayaan ini muncul pada abad 14 di Inggris dan direkam dalam Parlement of Foules karya Geoffrey Chaucer.
Dari sekian kisah yang dihubungkan dengan hari Valentine, siapa sangka hari yang menjadi ajang mengungkapkan kasih sayang antara dua insan yang dimabuk asmara, memiliki sejarah yang jauh berbeda dari perayaannya saat ini.
Sumber artikel: SIDOMI News

Komentar

Postingan populer dari blog ini