Langsung ke konten utama

ASUS ROG GX800: Laptop Dewa Khusus Sultan


Hai kawan FB, apakabbss...???!! Kali ini, saya akan sedikit mereview laptop gaming kelas atas dari ASUS. Penasaran? Keep Reading, guys!

Laptop untuk kegiatan sehari-hari biasanya memiliki rentan harga mulai 3-10 jutaan. Namun jika laptop atau notebook tersebut telah memiliki embel-embel Game, maka rentan harganya dapat dimulai dari 6 jutaan keatas. Banyak laptop game yang memiliki harga belasan juta namun telah memiliki spesifikasi yang terbilang tinggi untuk digunakan bermain game-game berat. Namun bagaimana jika sebuah laptop gaming memiliki harga yang hampir menyamai harga mobil? Apa yang membuatnya special? Bagaimana performanya? Keep reading, guys…!

Kali ini saya akan sedikit mereview salah satu laptop gaming dari ASUS, apalagi jika bukan ASUS ROG? Namun kali ini, saya tidak akan membahas ASUS ROG secara umum, saya akan mengkhususkan review ini pada laptop ASUS dengan spesifikasi sekelas dewa dan memiliki harga yang hampir menyamai harga mobil. ASUS ROG GX800, begitulah nama produk gaming kelas atas dari ASUS ini. Simak review dari kami berikut ini.

THE MAIN MONSTER


ASUS ROG GX800 ini adalah penyempurnaan mesin dan desain dari ‘kakak’-nya, yaitu ASUS ROG GX700. Walaupun memiliki desain yang mirip dengan pendahulunya, namun spesifikasi yang dibawa oleh GX800 ini adalah spesifikasi teranyar dan yang paling update sekarang ini. Contohnya adalah processor Intel  Core i7 7820HK sebagai otaknya.

THE BRAIN AND THE HEART

Otak yang digunakan oleh ASUS ROG GX800 ini adalah Intel Core i7-7820HK. Intel Core i7-7820HK ini memiliki kecepatan clock speed yang tinggi dibandingkan dengan Core i7 generasi sebelumnya, yaitu 4.6 GHz. Clock speed yang tinggi tentu saja berpengaruh besar pada kinerja dan kecepatan process yang dilakukan di dalam laptop. Salah satu contohnya adalah meningkatkan frame rate (FPS/Frame per second) yang terlihat di dalam Game. Selain itu, clock speed yang tinggi seperti ini memungkinkan ASUS ROG GX800 melakukan rendering 3D atau video editing dan mempercepat aplikasi yang boros resource seperti game dan beberapa social media.

Selain otak yang baru, hampir seluruh jeroan dari ASUS ROG GX800 ini adalah jeroan baru. Salah satunya adalah kartu grafis yang benar-benar gahar. Kartu grafis yang digunakan adalah kartu grafis bertipe 2 Way SLI GTX1080. Itu artinya, ASUS ROG GX800 ini ditanami oleh dua buah VGA Card GTX1080 yang saling menggabungkan kekuatan mereka. Penggabungan kekuatan ini dalat membuat performa dan kinerja laptop menjadi benar-benar kuat.

Bayangkan, satu buah VGA Card GTX1080 sudah memiliki kekuatan yang benar-benar gahar. GTX1080 memiliki CUDA Core sebanyak 2560, sementara base clock 1607 MHz dan boost clock 1733 MHz. Satu buah GTX1080 memiliki VRAM sebesar 8GB GDDR5X dengan jalur memori bus sebesar 256 bit berkecepatan 10 Gbps. Bayangakan jika spesifikasi tadi dikalikan dua. Benar-benar mesin dewa.

Tentu saja dua graphic card kelas atas dari Nvidia ini telah dibekali dengan fitur VR Ready yang artinya laptop ini dapat menjalankan game atau video Virtual Reality. Selain itu,teknologi yang Nvidia tanamkan di graphic card tersebut adalah G-Sync, Vulkan API, OpenGL, dan fitur dan teknologi lainnya yang membuat pengalaman bermain game menjadi lebih baik dengan pengoptimalan efek-efek di dalam game agar bisa berjalan mulus ketika dimainkan.

STORAGE AND MEMORY

Berbicara dengan storage, ASUS ROG GX800 ini menggunakan tiga buah penyimpanan media cepat berbasis SSD. SSD ini adalah penyimpanan cepat buatan Samsung yakni SM951 yang diklaim sebagai Solid State Drive tercepat. SSD ini memiliki fitur NVMe (Non Volatile Memory Express) yang memanfaatkan slot PCIE Generasi Ke-3 M.2 untuk memaksimalkan bandwidth-nya.

Seperti yang diketahui slot PCIE4 memiliki 4 kali lebih cepat dibandingkan dengan SATA 3atau dapat dikatakan sebagai koneksi media penyimpanan yang paling cepat. Slot ini menghasilkan membaca SSD hingga 20 GB/s atau 4 Gigabyte lebih cepat dibandingkan dengan Raid 0. Selain itu, slot PCIE4 lebih aman karena jika salah satu keping SSD rusak, maka keping yang lain akan aman.

Membicarakan tentang storage, maka tidak akan lepas juga dari yang namanya RAM. Seberapa besar RAM yang digunakan pada ASUS ROG GX800 ini? 8 GB? 16 GB? Atau bahkan 32 GB? RAM yang dibawa oleh ASUS ROG seri ini mencapai 64 GB DDR4. Performa? Jangan ditanyakan! Dengan memory sebanyak itu, sudah pasti game-game sebesar apapun sekarang ini sudah pasti dapat dilahap habis oleh monster ini.

DISPLAY

Salah satu spesifikasi yang tidak dapat diabaikan adalah layar yang dibawa oleh laptop kelas
atas ini. ASUS ROG GX800 ini membawa layar 18.4” dengan teknologi IPS dan resolusi 4K UHD. Layar ini juga telah dilengkapi dengan refresh rate sebesar 60Hz dimana artinya layar ini dapat menampilkan hingga 60 gambar per detik. Maka dari itu, laptop ini haruslah memiliki kartu grafis yang muktahir. Oleh sebab itu, laptop ini menggunakan dua kartu grafis GTX1080, seperti yang sudah disebutkan diatas. Layar laptop ini juga telah mengadopsi  teknologi NVIDIA G-SYNC di dalamnya.

Fitur G-Sync dapat memperhalus gerakan gambar dengan menyesuaikan refresh rate layar dengan refresh rate yang dihasilkan oleh GPU, sehingga gambar yang dikeluarkan layar yang mengadopsi teknologi ini akan terlihat lebih halus dan tidak patah-patah. Hal ini dimungkinkan oleh karena kesesuaian refresh rate antara layar dan GPU.

Menggunakan teknologi layar In-Plane Switching (IPS) dapat memungkinkan akurasi dan reproduksi gambar yang lebih baik. Selain itu, teknologi layar ini memungkinkan sudut pandang yang lumayan lebar, yaitu 178 derajat baik vertikal maupun horizontal. Keunggulannya, gamer dapat menemukan posisi terbaik dan ternyaman dari sudut pandang yang diinginkan.

Tambahan, layar ini juga dilengkapi oleh teknologi bernama Splendid Display dari ASUS. Fitur ini dapat menyesuaikan layar pada kebutuhan dan pekerjaan yang dilakukan dengan menggunakan layar ini. Software ini memungkinkan layar ASUS ROG GX800 memiliki empat mode, sesuai kebutuhan pengguna. Berikut ini adalah mode dan penjelasannya.

NORMAL MODE adalah mode dimana layar telah diprogram untuk kenyamanan mata dalam penggunaan sehari-hari dalam misalnya mengedit dokumen, foto, video, menonton film, browsing, maupun melihat gambar.

EYE CARE MODE adalah mode yang secara khusus disesuaikan untuk penggunaan perangkat dalam jangka waktu yang lama. Mode ini akan mereduce cahaya biru yang dikeluarkan layar agar mata tidak mudah lelah memandangi layar laptop ini. Maka dari itu, layar akan terlihat sedikit kuning (redup) untuk menghindari cedera dan lelah pada mata.

VIVID MODE adalah mode dimana kontras dan ketajaman gambar akan dibuat menjadi lebih tinggi. Hal ini dapat membuat pengalaman visual yang lebih hidup saat menyaksikan video atau film, dan melihat gambar.

MANUAL MODE adalah mode yang memungkinkan pengguna menyetting kecerahan dan tampilan layar secara manual. Hal ini dapat membuat pengguna menciptakan mode layar yang benar-benar pas untuk pengguna itu sendiri.

ACCESSORIES and DESIGN


Meskipun ASUS ROG GX800 ini memiliki desain yang mirip dengan pendahulunya, namun rancangan desain sudah pasti disempurnakan lagi. Jika sebelumnya ASUS menggunakan single LED Keyboard color yang berwarna merah, kali ini ASUS menggunakan RGB Keyboard yang dapat memancarkan berbagai warna. Desain ini dapat membuat pengalaman bekerja dan bermain yang lebih baik karena tampilan yang dibuat tidak terlihat monoton dan terlihat lebih keren, secara personal. Selain itu, pengguna dapat mengubah warna lampu yang menyala melalui ROG Aura yang terdapat pada software ROG Gaming Center yang telah preinstalled di dalam laptop ini.

Desain keyboard juga berubah dengan menjadikannya keyboard mekanik. Seperti yang kita ketahui, keyboard mekanik dapat membuat pengguna lebih nyama dalam penggunaannya dan juga membuat daya tahan keyboard tersebut menjadi lebih lama dibandingkan dengan keyboard biasa. Feel yang didapat saat menekan keyboard yang terasa dan terdengar seperti “click” juga terasa halus dan empuk. Selain itu, tombol WASD diberikan warna agak bold dengan aksen putih disekililingnya. Hal ini dapat mempermudah gamer menemukan tombol-tombol tersebut, dimana keempat tombol tersebut adalah beberapa tombol yang paling sering digunakan untuk bermain. Untuk tambahan, tombol-tombol untuk memanggil software ASUS Gaming Center berpindah ke atas keyboard berdampingan dengan tiga tombol Macro Key, Video Record, dan Volume Min and Max.

Beralih ke touchpad, ASUS telah memberikan touchpad yang sangan responsive dalam penggunaanya, dan dengan daerah jelajah yang lebih luas lagi. Trackpad buttonnya juga dibuat lebih empuk dan sangat baik saat ditekan. Hal ini menambah kenyamanan dalam penggunaanya.

Salah satu hal yang menarik juga adalah logo ASUS ROG yang berada di sebelah kanan laptop ikut menyala ketika perangkat dihidupkan. Terlebih saat pengguna menyetting warna RGB, logo tersebut juga ikut mengganti warnanya. Hal ini dapat sedikit menyejukkan dan memikat mata yang melihatnya.

Membicarakan tentang desain, tentu juga tidak akan lepas dari desain dan tata letak dari port Input/Output (I/O) dari laptop ini. Monster seperti ini sudah pasti dilengkapi dengan port I/O yang lengkap. Portnya adalah HDMI 2.0 yang dapat memfasilitasi monitor 4K dengan refresh rate 60Hz. Ada juga display port 1.3 yang mendukung monitor hingga 8K dengan refresh rate hingga 60Hz atau dual 4K monitor dengan refresh rate yang sama. Selain itu, laptop monster ini juga memiliki 2 buah USB 3.1 Type C yang telah mendukung Thunderbold 3.0, 3 buah USB 3.0 Type A, headphone and mic jack, WiFi Antenna eksternal, serta 2-1 card reader, dan juga LAN port dan Kensington lock.
WiFi Antenna Eksternal yang dimiliki oleh ROG GX800 ini dapat membuat laptop ini menangkap sinyal WiFi lebih cepat dibandingkan WiFi antenna standar. ASUS juga mengklaim bahwa antenna ini dapat menangkap sinyal hingga 50% lebih luas dibandingkan dengan antenna standar. Hal ini dapat memudahkan para gamers saat hendak memainkan game online saat tidak menggunakan kabel LAN.

Sekarang kita beralih ke pendingin laptop ini. Perangkat ini memiliki exhaust untuk mengeluarkan panas dari dalam perangkat, dan juga memiliki ventilasi di kanan dan kiri perangkat untuk menyaring udara yang masuk. Selain itu, ASUS juga menyematkan fitur Water Cooling System yang telah disempurnakan di perangkat ini dibandingkan dengan perangkat pendahulunya.

Masuk ke microphone, ASUS juga menyematkan Dual Array Microphone di perangkatnya ini. Fitur ini dapat menangkap suara dengan jernih tanpa harus terganggu oleh suara lingkungan luar yang berisik. Teknologi Noise Supression yang dimiliki ASUS juga dapat menyaring polusi udara dari lingkungan sekitar, seperti misalnya saat pengguna menekan keyboard, suara kipas angin, bahkan hingga audio yang dikeluarkan oleh game itu sendiri. Hal ini dapat membuat suara yang direkam lebih jernih, seperti misalnya saat melakukan Live chat saat memainkan game, maka lawan bicara Anda akan dapat mendengar suara Anda lebih jernih.

Fitur lain yang dibawa ASUS adalah GameFirst III. Fitur ini memungkinkan perangkat mengontrol bandwidth internet yang digunakan difokuskan untuk game. Pengoptimalan koneksi ini akan ‘membuka jalan’ lebih besar untuk game dibandingkan dengan kebutuhan lain yang tidak berhubungan dengan kebutuhan gaming. Jadi pengguna tidak perlu takut lagi saat menggunakan aplikasi atau mendownload sesuatu di saat yang sama saat penggunga memainkan game di internet.

Terakhir, ASUS sebelumnya membundle pembelian sebelumnya dengan mouse bernama SICA. Mouse ini notabene hanya mouse biasa yang dijubahi dengan nuasa gaming. Mouse tersebut tidak memilik pengatur DPI atau tingakt reponsifitas untuk menggeser kursor. Sementara kali ini, pada ASUS ROG GX800, ASUS membundle pembelian dengan mouse baru yang diberi nama Gladius, sebuah mouse gaming yang dapat di set DPI-nya hingga 6400 dan sangat ideal untuk permainan bertipe FPS (First Person Shooter).


WATERCOOLING DOCKING SECOND GENERATION

Secara konsep, ROG GX800 ini mirip dengan ROG GX700. Konsepnya adalah menciptakan computer mobile yang memiliki performa yang menyamai computer desktop. ASUS terlihat sangat berambisi pada konsep dan ide ini, terlihat dari riset untuk menciptakan teknologi ini yang dimulai dari tahun 2003.

Dalam pengimplementasiannya, ROG GX800 mungkin memang repot untuk dibawa-bawa karena bobot yang dimilikinya mencapai 5.7 kg. Akan tetapi, perangkat seperti ini benar-benar lebih dari cukup untuk dijadikan teman ideal bagi para gamer hardcore yang membutuhkan performa yang luar biasa. Dengan Intel Core i7-7820HK berkecepatan hingga 4.2GHz, RAM 64GB DDR4 2800MHz, dua buah GPU GTX1080 SLI yang dikombinasikan dengan HDD sebesar 1.5 TB dengan fitur NVMe SSD RAID 0, perangkat ini telah menjadi monster yang siap melahap apa saja.

Selain itu, perangkat ini dapat memiliki mode gaming desktop dimana pengguna dapat menggabungkan docking khusus yang berisi cairan (watercooling) yang tersimpan rapi di dalam koper. Saat kedua perangkat ini bersatu, performa yang dihasilkan menjadi luar biasa dan siap melahap game apa saja.

Cara kerja system yang ASUS sebut sebagai Hydro Overclocking Station ini masih sama dengan watercooling pada GX700.Cairan pendingin akan dialirkan ke dalam perangkat untuk mendinginkan system yang sedang bekerja. Setelah selesai menunaikan tugasnya, cairan pendingin akan dialirkan lagi ke dock kembali untuk kembali didinginkan dengan radiator. Panas akan dialirkan keluar melalui lubang ventilasi pada radiator.

Desain docking yang digunakan ini dibuat oleh proses manufaktur yang sama dengan system pendingin yang ada di mobil. Sistem ini dapat memberikan penyegaran dan pendinginan yang maksimal. Selain itu, docking ini sangat mudah untuk digunakan, karena pengguna tinggal mengaitkan konektor yang ada di docking dengan notebook.

Namun, docking ini akan bekerja lebih berat dibandingkan sebelumnya karena docking ini akan bekerja untuk mendinginkan dua buah GPU serta satu CPU untuk menstabilkan system. Diameter yang dimiliki juga 20% lebih besar yang secara otomatis dapat menampung coolant atau cairan pendingin yang lebih banyak. Bobot docking ini sendiri mencapai 4.7 kg.

BENCHMARK RESULT

Hasil benchmark berikut ini adalah hasil benchmark berdasarkan beberapa mode, yaitu dalam mode Extreme, Optimized, dan Standard. Berikut ini adalah hasilnya.

Extreme Mode











Optimized Mode











Standard












Screenshot Benchmark Game

Batman: Arkham Knight
For Honor
Shadow of Mordor
The Division
***

KESIMPULAN

Laptop ASUS ROG dengan spesifikasi dewa yang satu ini memang benar-benar bikin ngiler. Bagaimana tidak? Dengan spesifikasi tingkat tinggi yang memang dikhususkan hanya untuk gamer hardcore ini memang siap melahap game apa saja. Namun untuk menebus dewa ini, harga yang harus dikeluarkan juga tidak sedikit. Harga yang harus dikeluarkan adalah sekitar Rp95.499.000,-. Harga yang fantastis memang, namun melihat spesifikasi, performa, dan aksesoris yang didapatkan, saya pikir harga segitu memang sudah cukup.

---
Sekian review saya kali ini, semoga bermanfaat dan...
C YA!
---

Komentar

Postingan populer dari blog ini